Kepala Badan Pusat Statistik Pusat, Rusman Heriawan mengatakan jumlah penduduk Indonesia sampai dengan hari terakhir pelaksanaan sensus penduduk nasional (30/6) mencapai 238 juta jiwa. Angka itu, kata dia, masih bisa berkembang seiring data online yang masuk dari berbagai wilayah Indonesia hingga malam ini. "Prediksi BPS jumlahnya tidak lebih dari kisaran 238 juta jiwa," kata, Rabu (30/6).Dalam temuan BPS, usia tertua orang Indonesia diketahui ada yang mencapai 130 tahun. Orang itu, kata Rusman, ditemui di Banten. "Namun masih diklarifikasi lagi, karena akta lahirnya belum ditemukan," ujarnya.
Temuan lain, BPS mendapati jumlah laki-laki lebih banyak ketimbang perempuan. Perbandingan seks rasionya adalah 101. Artinya terdapat 101 laki-laki diantara 100 perempuan.
Rusman mencontohkan daerah Kalimantan Timur yang memiliki sektor pertambangan. Di sana seks rasionya cukup jomplang, yakni 108. "Ada 108 laki-laki diantara 100 perempuan. Karena banyak pekerja tambang," ujarnya. Sebaliknya, di Sumatra Barat justru perempuannya lebih banyak. "Laki-lakinya pada merantau."
Pada esok hari (1/7), Rusman memastikan tidak ada lagi kegiatan petugas sensus di lapangan. Dia menegaskan pelaksanaan sensus sudah selesai dan pengaduan masyarakat sudah ditindaklanjuti semuanya.
Perihal kesulitan mencacah penghuni apartemen dan rumah elit--khususnya di Jakarta--Rusman mengatakan, masalah ini sudah ditangani secara efektif. Selain ancaman hukuman terhadap warga, BPS juga mengambil jalan kompromi. "Dengan meminta data penghuni ke pengelola apartemen atau perumahan."
Menurut Deputi Statistik Sosial Arizal Ahnaf, BPS mengejar target agar pengumuman hasil sensus penduduk ini bisa dibacakan presiden dalam sidang paripurna 16 Agustus mendatang. Dia mengakui, BPS masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan sensus penduduk. "Masih ada puluhan orang di puncak gunung di Papua Barat yang belum terjangkau," ujarnya.
Rusman mengapresiasi warga yang merespons positif pelaksanaan sensus penduduk ini. Menurutnya ketepatan data akan mempengaruhi kebijakan pembangunan oleh pemerintah. "Saya berterima kasih." (tempo)





00.31
Lina CahNdeso
Posted in: 






![Validate my RSS feed [Valid RSS]](valid-rss-rogers.png)





0 Komentar:
Posting Komentar
"Bila Anda berkenan, dengan segala kerendahan hati, saya mohon, sudilah menuliskan komentar di sini; Bagi Anda yang berniat Copas konten blog, saya persilahkan, dan tolong link balik diikutkan. Terima kasih, Love and Peace".