Tampilkan postingan dengan label Langka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Langka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Mei 2012

Lorong Waktu Kembali Ke Masa Lalu, Adalah Mustahil!!!


Allah SWT beberapa kali memakai kata "waktu" sebagai awal sumpahnya, misalnya surat al Asr, Allah bersumpah: "Demi Masa!". Ini membuktikan betapa mulianya kedudukan "waktu" dalam siklus kehidupan universal. "Lorong waktu", sebuah sistem yang masih misterius dan hingga kini menjadi perdebatan di kalangan saintis. Kesimpulan mereka variatif dan semuanya belum mutlak! Rasulullah SAW, dan para Rasul/Nabi dikisahkan dalam kitab Suci pernah memasuki apa yang diistilahkan ilmuwan sebagai "lorong waktu".  Namun, bagi saya di dunia fana ini, tetap saja lebih baik berpegang pada Surat Al Asr, yang intinya kita akan merugi bila tidak memanfaatkan hidup ini untuk hal-hal yang sesuai dengan tuntunan Agama! 

"Waktu"  mungkin saja bisa  memang membeku alias diam tak bergerak, itu terjadi kelak saat kita sudah memasuki alam Akhirat! Surga dan Neraka adalah keabadian yang dijanjikan-Nya! Kendati demikian, terjadinya fenomena seperti peristiwa yang dialami oleh Kapten kapal Titanic, Smith dan penumpangnya Wenny Kathe, dapat menjadi alasan (bukan pembuktian mutlak!) bahwa ada sistem waktu yang terpisah dari sistem kefanaan dunia nyata kita. Tapi, inipun hanya khusus untuk mereka yang mengalaminya dan berdampak langsung hanya pada mereka.

Bagi manusia awam, bila menemukan seseorang yang mengaku dari dunia masa silam, atau seseorang dari masa sekarang tiba-tiba pernah mengalami keghaiban masa lalu, maka kita akan menganggap orang itu sudah stress, mengalami depresi, sakit jiwa, bahkan gila! Akan tetapi, seandainya kita mau berpikir bukan hanya dengan logika ilmiah, namun dengan logika spiritual yang religius dan magis, niscaya akan ditemukan jawaban misteri ketidak-normalan sebuah peristiwa.

Logika spiritual dan magis, berbasis dari agama dan keyakinan seseorang. Dalam area ini, dituntut nilai-nilai iman yang istiqomah dan tawaddhu, terlepas dari keinginan untuk membenarkan pendapat sendiri. Hukum alam (sunnatullah) yang tertulis di kitab Suci maupun yang terbuka benderang di alam semesta adalah kesatuan yang tidak akan terpisahkan sekaligus tak terbantahkan. Bila sesuatu masih menjadi perdebatan, itu karena pembuktiannya belum eksak. Manusia, dari masa ke masa sedang berproses untuk menuju pembuktian material yang menurut matematika adalah pasti, namun sesungguhnya apa yang ditemukan dan dipastikan oleh logika manusia, hanya terbatas pada fakta yang fana, substansinya tetap saja sangat relatif!


Mustahil Kembali ke Masa Lalu

Pada tahun 1970 seorang penumpang jet 727, dikabarkan menghilang selama 10 menit dalam penerbangannya ke Bandara Internasional Miami. Para penumpang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Tetapi akhirnya mereka percaya setelah melihat jam tangan mereka, jam menunjukkan lebih lambat 10 menit. Para ahli menjelaskan ," ada periode "hilang", waktu "berhenti", atau dengan kata lain, "waktu dapat menarik kembali ".

Cerita lain menjelaskan, sebuah koin modern ditemukan di kuil kuno Mesir yang berusia 4000 tahun. Sebuah koin perak modern yang belum beredar, terkubur bersama di dasar kuil dewa matahari. Saat itu sebuah tim arkeologi dari Perancis tiba di tepi sungai Nil untuk melakukan penelitian ilmiah. Mereka menemukan reruntuhan dan menggalinya. Tak disangka para arkeolog menemukan sebuah koin perak. Tapi anehnya, itu bukan koin kuno orang Mesir tetapi koin orang Amerika. Dan semakin aneh bahwa koin tersebut bukan dari Amerika kuno namun berasal dari Amerika masa kini. Koin bernilai 25 sen dalam kondisi membatu dan belum pernah dipublikasikan sama sekali. Sampai saat ini para ilmuwan masih bingung. Bagaimana bisa koin itu ditemukan di kuil kuno Mesir?

Laporan rahasia dari NATO pada tahun 1982 juga menceritakan perihal rahasia ruang dan waktu. Dalam sebuah pelatihan terbang di Eropa Timur, pilot mereka melihat ratusan dinosaurus di depan matanya. Tiba-tiba saja pilot tersebut tiba di dataran Afrika prasejarah. Pilot juga mengalami hal yang sama ketika ruang dan waktu membawanya kembali ke perang Jerman selama perang dunia II. Tetapi dalam semenit kemudian ia kembali ke kenyataan. Benarkah?!

Jika teori kembali ke masa lalu itu terjadi dalam sitem waktu di alam fana dalam sistem waktu kita, tentu saja akan mustahil. Apa pun yang terjadi di alam semesta berlangsung sesuai dengan hukum alam. Terjadi sedikit saja selisih waktu edar sebuah benda angkasa, baik itu planet yang di galaxi Bima Sakti maupun yang berada jauh sekali dari galaxi kita, pasti akan berpengaruh sangat besar terhadap keutuhan dan kelangsungan universal. Dalam Kitab Suci dijelaskan, bahwa setiap manusia di dunia fana ini, kelak kemudian hari, tatkala wujud kasar kita sudah berubah menjadi wujud halus dalam bentuk ruh, akan dapat melihat apa yang telah dilakukannya semasa berjaya di dunia. Tapi bukan kembali ke masa lalu!  Kita terus beranjak ke masa depan meskipun hanya seper-sekian detik!!!

Kembali ke masa lalu adalah hal yang paling mustahil untuk dilakukan. Sekalipun secara teoritis, bukan sesuatu yang tidak mungkin sebagaimana Albert Einstein mengatakan, “Waktu dan ruang dapat mengalami modifikasi. Ruang dapat dipersingkat dan waktu dapat menjadi lebih lambat.” Menurut teori Einstein ini, waktu dan ruang dapat mengalami perubahan dalam kecepatan cahaya. Jadi, seandainya suatu benda terbang dengan kecepatan 300.000 km/detik, maka ruang bisa diperpendek, dan waktu bisa diperlambat. Teori ini tak bisa dijadikan landasan untuk memastikan bahwa kita bisa kembali ke masa lalu! Bayangkan, berapa jarak antara masa lalu dengan masa sekarang...?! Usaha untuk mengejar masa lalu tetap saja memerlukan waktu dan itu berarti kita sudah meninggalkan masa lalu, kendati hanya seper-sekian detik!!!


Fenomena alam yang memberikan pengalaman pada berberapa sosok tertentu untuk melihat peristiwa di masa lalu, hanya dapat dilakukan setelah yang bersangkutan melalui berbagai dimensi spiritual dan religius. Para Nabi dan Rasul, tidak begitu saja -lahir-besar-dewasa- kemudian menjadi Nabi/Rasul Allah. Namun di antara masa pendewasaan tersebut, sosok-sosok ini sudah terlebih dahulu digembleng -atau katakanlah menggembleng diri sendiri- dengan kehidupan yang mengarah pada pencerahan bathiniah. Sehingga pada level tertentu, mereka pun memiliki kemampuan lebih dari manusia biasa. 

Kesimpulannya, seseorang dapat merasakan bahwa "waktu" yang dia miliki/rasakan bisa saja tiba-tiba mandeg/diam/tak bergerak; atau seseorang bisa saja menyaksikan gambaran peristiwa masa lalu, tapi dalam dimensi yang berbeda dengan kefanaan kita. Akan tetapi, waktu tetap saja beranjak, dan kita tidak akan bisa kembali ke masa lalu, apa lagi untuk merubah apa yang telah terjadi!

Jumat, 25 Mei 2012

Misteri Batu Raksasa di Sulawesi Tengah


Situs Megalitikum (dok. Farchan Noor Rachman/ACI)

Negeri Ibu Pertiwi ini memiliki beragam budaya dengan berbagai variasi peninggalan sejarah purbakala. Sejarah kebesaran nenek moyang Ibu Pertiwi tidak dapat dipungkiri oleh siapa pun, selain nilai-nilai kebudayaan yang adiluhung dan aneka kepercayaan terhadap Zat yang Maha Ghaib yang menjadi buktinya, ada fakta-fakta yang hingga kini masih menjadi misteri serta belum terpecahkan keunikan dan cirikhasnya.

Situs megalitikum yang misterius di Indonesia, tidak hanya di Gunung Padang, Cianjur. Di Doda, Sulawesi Tengah, wisatawan juga bisa melihat kumpulan batu misterius yang serupa.
   
Doda adalah sebuah desa yang terletak di lembah daratan Kabupaten Lore Utara, Sulawesi Tengah. Lanskap desa ini begitu indah karena dikelilingi pegunungan hijau, bernama Lore. Sepanjang mata memandang, Anda akan disuguhkan dengan hamparan padang rumput hijau. Tak ketinggalan padang ilalang yang mempercantik pandangan mata.
   
Tapi di balik itu semua, Doda menyimpan misteri yang belum terpecahkan. Ada banyak batu besar yang berdiri tegak di atas tanahnya. Hamparan batu ini tersebar di dua situs berbeda, dan sampai sekarang belum diketahui asal muasal yang pasti. Konon, batu tersebut merupakan batu yang berasal dari zaman megalitikum.
   
Situs pertama yang bisa dikunjungi di Doda adalah Pokekea. Di situs Pokekea, wisatawan bisa melihat batu-batu besar bulat yang tersebar di padang rumput. Jika diperhatikan, ada juga batu relief yang menggambarkan daun.
   
Sampai sekarang, tidak ada yang tahu fungsi batu tersebut secara pasti. Masyarakat setempat percaya kalau batu tersebut merupakan batu tempat mandi raja. Tetapi ada juga yang mengatakan batu tersebut merupakan tempat minum raja.
   
Patung batu di Pokekea juga ada yang mirip dengan manusia. Patung manusia ini memiliki ukiran wajah yang khas. Uniknya, ternyata ukiran wajah ini tidak hanya ada di Pokekea saja, tetapi juga di berbagai situs Megalitikum yang tersebar di Lembah Doda.
   
Patung mirip manusia ini disebut masyarakat dengan nama patung suami istri. Disebut demikian karena patung ini berpasangan dan mirip pasangan suami istri.
   
Dari Pokekea, perjalanan menyusuri batu megalitikum Doda bisa dilanjutkan ke situs Tadulako. Dalam bahasa Lore, Tadulako berarti raja.
   
Sama seperti situs Pokekea, batu megalitik yang ada di Tadulako tersebar merata di atas tanah. Tapi ada satu yang membedakan dan cukup menarik perhatian, yaitu batu manusia setinggi 2 meter. Wow!
   
Untuk mencapai tempat ini, wisatawan bisa memulai perjalanan dari Kota Palu. Waktu tempuh menuju Doda cukup panjang, yaitu sekitar 3 jam dengan jarak sekitar 157 km.
   
Siapkan fisik Anda, capailah Doda, dan pecahkan misterinya.

Sumber

Jumat, 24 Februari 2012

Hutan Purba Berusia 300 Juta Tahun Ditemukan di Cina

Hutan rawa-rawa purba terawetkan
setelah terkubur abu selama
sekitar 300 juta tahun silam.
Exchange Link (Pengumuman Numpang Lewat)

To friends bloggers who want to exchange links, I invite to put my link first on your blog, then confirm it to me. Insyaallah, surely I will respond immediately. Friendship and honesty, is a useful base of togetherness.

If you have already put my link on your's, and until now I do not yet put your link on mine, please confirm it to me. Maybe I have forgotten or I don't know if you already done it.

Kepada teman blogger yang ingin bertukar link, saya persilahkan untuk memasang link saya lebih dahulu, lalu konfirmasikan ke saya. Insyaallah, pasti saya akan meresponnya dengan segera. Persahabatan dan kejujuran, adalah basis kebersamaan yang bermanfaat.

Apabila Anda sudah menancapkan link saya di blog Anda, namun ternyata saya belum memajang link Anda di blog saya, maka segeralah beritahu saya. Mungkin saya lupa atau saya tidak tahu bahwa Anda telah menambahkan link saya di blog Anda.

Satu lagi, barangkali terjadi, Anda sudah follow saya, namun saya sampai detik ini belum follow balik Anda, mohon sudilah untuk mengingatkan saya. Insyaallah saya langsung foll-back... !

=========Thanks, Sahabatku========

Mari kita masuk pada topik update
hari ini.


Sebagai CahNdeso (anak dari Desa), saya merasa memiliki ilmu pengetahuan dan IQ yang "jongkok". Sehingga ketika berbicara tentang kurun waktu jutaan tahun silam, maka saya harus memeras pikiran dan memilin-milin serabut otak, agar dapat mencernakan usia jagad raya ini...!

Bayangkan !!! Jika jagad raya sudah sedemikian tua, maka tentunya kiamat akan segera tiba. Atau sebaliknya, sisa umur jagad raya ini masih jutaan tahun atau bahkan milyaran tahun lagi...!  Kalau kiamat masih selama itu baru akan terjadi, berarti CahNdeso akan terkubur di alam Barzah selama itu pula...! (Kapan iya masuk Surga-NYA?! "Ilahilastu lil firdausi akhlan, wala akwa ala naril jahiimi, fahabli taubatan faghfir dzunubi, fainnaka Ghofirudzambil aziimi").

Nah, bagaimana dengan usia Bumi, planet yang sekarang kita pijak?! Wow-wow-woooo... pusing tujuh puluh tujuh lingkaran...!  Beruntung, sekarang informasi dan ilmu pengetahuan lebih bebas diserap oleh manusia se-jagad, termasuk CahNdeso, sehingga "kurun waktu" dan eksistensi planet Bumi dapat dengan gampang dipelajari, atau minimal sekedar untuk diketahui...

Belum lama ini, para peneliti tengah menggali sebuah hutan purba di kawasan China utara yang terawetkan setelah terkubur abu selama sekitar 300 juta tahun. Masyallah, terkubur dan terawetkan selama itu?! Sebuah fakta yang mendukung sejarah planet kita...

Kalangan ahli menganggap temuan hutan purba di sekitar Distrik Wuda, dekat wilayah Mongolia itu, mirip temuan Kota Pompeii di Italia, yang juga terawetkan setelah terpendam abu vulkanis Gunung Vesuvius, demikian dirilis BBC (22/2).

Karena terawetkan nyaris sempurna, para peneliti mengklaim kelak dapat mengetahui dan memetakan pepohonan dan tanaman di kawasan hutan rawa-rawa seluas hampir satu kilometer persegi itu.

Dari hasil penggalian sementara di tiga lokasi para ahli menyatakan, hutan rawa-rawa purba ini terkubur abu dalam volume yang begitu besar.

Meskipun sebagian pepohonan dan tanaman rusak akibat abu, sebagian justru terawetkan dan masih utuh. "Ini terawetkan secara luar biasa," kata peneliti Hermann Pfefferkorn dari University of Pennsylvania, Amerika Serikat.

"Ini mirip Pompei," kata Pfefferkorn. "Pompeii memberi kita wawasan mendalam tentang budaya Romawi, tetapi tidak mengatakan apa-apa tentang sejarah Romawi itu sendiri."

Sebaliknya, menurut Pfefferkorn, temuan hutan rawa-rawa di China ini dapat mengungkap banyak hal. "Ini adalah kapsul waktu, karena memungkinkan kita dapat mengetahui lebih baik, sebelum atau sesudah tertutup abu."

"Di lokasi itu, kita menemukan ranting, dan setelah kita lacak lagi, ada dahan, sehingga akhirnya kita mampu melacak pohonnya... Ini benar-benar menarik," jelas Pfefferkorn.

Sejauh іnі, tim peneliti tеlаh mengidentifikasi enam kelompok pepohonan. Di antaranya ada pepohonan jenis pakis setinggi sekitar 25 meter, yakni Sigillaria dаn Cordaites, yang telah punah. Hutan rawa-rawa purba terletak di kawasan utara China.

Mereka juga menemukan kelompok pepohonan berukuran besar, Noeggerathiales, уаng juga punah. Contoh tumbuhan dаn pepohon yang ditemukan nyaris ѕаmа ketika terjadi erupsi sekitar 300 juta tahun silam.

Jika Kota Pompeii terkubur pada 79 Masehi, hutan rawa-rawa terpendam lebih tua, yaitu selama sekitar 300 juta tаhυn selama periode Permian. Selama periode ini, yaitu antara 299-251 juta tаhυn lаlυ, berbagai benua masih tergabung dаlаm satu daratan lυаѕ уаng dinamakan Pangaea.

Pаdа zaman іnі јυgа ditemukan binatang, yaitu jenis mamalia, kura-kura, lepidosaurs, dаn archosaurs. Dari hasil penelitian tingkat awal, tim peneliti mencoba menggambarkan situasi hutan rawa-rawa purban itu sebelum terkubur abu.

Artikel tentang sains lainnya:

Niadesain.com

Sabtu, 20 Agustus 2011

Jenis-jenis Kayu Bertuah dan Khasiatnya (Part 2)

Catatan/Note: To friends bloggers who want to exchange links, I invite to put my link first on your blog, then confirm it to me. Insyaallah, surely I will respond immediately. Friendship and honesty, is a useful base of togetherness.

"Kepada teman blogger yang ingin bertukar link, saya persilahkan untuk memasang link saya lebih dahulu, lalu konfirmasikan ke saya. Insyaallah, pasti saya akan meresponnya dengan segera. Persahabatan dan kejujuran, adalah basis kebersamaan yang bermanfaat". (CahNdeso)

Kayu Secang
Kali ini sedikit banyak saya akan mengulas tentang kayu bertuah.Yang dimaksud dengan kayu bertuah adalah kayu yang secara kodrati mengandung daya kekuatan alamiah energi 'Prana' (Energi Bion) dalam potensi supranatural yang berpengaruh pada kehidupan dan bukan suatu rekayasa manusia. Energi ini semata-mata bersumber pada Allah Yang Maha Kuasa, yang menurunkan anugerah-NYA melalui hasil ciptaan-NYA supaya manusia sebagai mahluk yang berakal dapat mengakui atas kebesaran dan pertolongan-NYA. Pengetahuan tentang kayu bertuah ini sudah dikenal sejak zaman dahulu oleh nenek moyang kita.Yang dimanfaatkan sebagai salah satu sarana mencapai suatu cita-cita dalam kehidupan yang nyata. Kebetulan penulis juga menyediakan Kayu-kayu tersebut, jadi tidak ada salahnya bila beberapa gambar contoh kayu berupa wujud tasbih. Agar mudah dalam penggunaannya dan praktis. 

Inilah kelanjutan edisi pertama tentang kayu 'bertuah'

14. SANGGA WAJA, Kayu Sangga Waja memiliki khasiat seperti kayu stigi, yaitu sebagai “pemberat” sehingga tidak diperkenankan untuk alat pukul karena dapat berakibat fatal. Khasiat lain dari kayu ini untuk: Melancarkan rezeki, Menangkal santet, guna-guna, dll, Kesehatan fisik,Ketentraman batin,Keteguhan hati,Khasiat kayu Sangga Waja hampir sama dengan Sangga Langit. Nilai lebih kayu Sangga Waja punya karakter menentramkan.

15. SECANG BRAHMA (gambar 1 dan 2), Kayu Secang Brahma secara umum memiliki khasiat sama dengan jenis kayu yang lain, yaitu : Kewibawaan, keselamatan, melancarkan rezeki, penangkal santet.  Dan
Tasbih dari Kayu Secang
khasiat lain yang lebih unik untuk: Menolak hama,Awet muda – panjang usia, Menetralkan benda/lokasi (angker) dari pengaruh negatif.,Ibu-Ibu agar tetap awet muda sehingga suaminya betah di rumah.Kayu secang mempunyai berbagai macam khasiat antara lain :  sebagai pewarna pada bahan anyaman,  kue,  minuman atau sebagai tinta. Karena Kayu secang apabila direbus akan memberikan warna merah gading muda.  Selain khasiat tersebut di atas, kayu secang ternyata juga berkhasiat untuk  obat berbagai macam penyakit.  Beberapa penyakit yang dapat diobati adalah :   Diare,  disentri,  TBC, luka dalam,  sifilis, darah kotor,  berak darah,  memar berdarah,  malaria, tetanus,  tumor,  radang selaput lender mata.

16. SEMBOGA, Kayu  Semboga sering direndam pada air putih kemudian diminum menjelang tidur malam. Khasiatnya sama dengan Kayu Kebak. Khasiat yang lain untuk : Menolak santet,  guna-guna,  dll, melancarkan rezeki.

Kayu semboga banyak dijadikan ageman bagi mereka yang punya jabatan penting yang rawan diserang dengan kekuatan yang metafisis dari lawan politik-bisnisnya.

Cincin dari Kayu Setigi
17. SETIGI (gambar 3 dan 4 ), Kayu Setigi adalah kayu yang paling populer diantara kayu bertuah. Kayu ini tergolong langka dan hanya dapat ditemui di pulau-pulau kecil seperti kepulauan Karimunjawa, Jepara. Kayu Setigi yang asli, warnanya kehitam-hitaman, dan tenggelam jika dimasukkan pada air (walau hanya secuil). Kayu ini banyak dimanfaatkan para jawara sebagai sarana “tahan pukul” dan jika memukul lawan, menyebabkan pingsan dan jika ditempelkan pada bekas gigitan hewan berbisa dapat menempel dan menyedot bisanya keluar.

Khasiat lain dari Kayu setigi untuk : Meningkatkan kharisma, Penangkal santet, guna-guna, dll,Kekebalan (bagi yang cocok), Kewibawaan, Keselamatan jiwa, Penyembuhan tulang/Rhematik, Memudahkan rezeki.

Tasbih dari Kayu Setigi
Kayu setigi memiliki karakter hampir sama dengan kayu Naga Sari. Ditangan orang berahlak baik, kayu ini dapat menjadi “generator” bagi kekuatan spiritualnya, namun energi kayu Setigi menjadi kecil jika dipegang orang yang buruk prilakunya.

Kayu setigi pada umumnya tumbuh pada tanah yang tidak subur dan berbatu. Dan karena dihimpit benda keras menyebabkan teksturnya tidak merata (belang). Setigi yang berasal dari Madura warnanya hitam kemerah-merahan.

HATI-HATI!!! Banyak beredar tasbih Setigi palsu. Tanda dari yang palsu jika dibelah, warna bagian dalam kayu berbeda dengan bagian luarnya. Misalnya, sisi luar hitam namun bagian dalamnya lebih putih.

18. SULASTRI, Kayu Sulastri disebut “Kayu Kebahagiaan”. Kayu ini memiliki karakter meredam dan mendinginkan suasana.

Khasiat dari kayu ini untuk : Keharmonisan rumah tangga, Kebahagiaan lahir-batin,Kedamaian,Untuk menimbulkan “radius aman” lokasi pertemuan-pertemuan, kayu sulastri selain dapat dikamuflase dalam bentuk asesoris yang kenakan.

19. TASAK/SULAIMAN, Kayu Tasak/Sulaiman memiliki khasiat yang luar biasa, sampai-sampai orang yang mentalnya labil, disarankan sebaiknya tidak menyimpan atau membawa kayu ini. Khasiat lain dari kayu ini untuk : Meningkatkan karisma (daya tarik), Kewibawaan (mutlak), Keselamatan dari bahaya, Keteguhan hati dalam menghadapi masalah,Anti binatang buas,Menetralkan lokasi angker akibat guna-guna, jin,  setan, dll

Dalam catatan sejarah, kayu tasak/tesek digunakan oleh Ki Ageng Mangir dan Kiai Baru Klinting dalam legenda Rawa Pening, Ambarawa, Jawa Tengah.

20. TAWA, Kayu tawa memiliki banyak khasiat. Selain untuk rangka keris, kayu tawa ampuh untuk menetralkan tempat angker. Juga berkhasiat untuk: Penolak pageblug hewan (flu burung), dll.,Obat dari gigitan hewan berbisa, menentramkan roh yang gentayangan.

Menurut Ki Gondo Darman –dalang tertua- di Sala, belum dianggap dalang wayang kulit, sebelum memiliki pusaka bertangkai kayu Tawa atau Mentawa.
Kerangka Keris dari
Kayu Walikukun
21. WALIKUKUN (gambar 5), Kayu Walikukun disebut juga Kayu Laduni, dimana seseorang yang memanfaatkannya memiliki tingkat kecerdasan tinggi. Khasiat kayu ini untuk :Meningkatkan imajinasi dan kreativitas, Keselamatan jiwa, Kewibawaan Para pencipta, seniman, desainer “wajib” memiliki kayu ini.

22. WEGIG, Kayu Wegig berkhasiat hampir sama dengan Kayu Walikukun.

Wegig adalah kayu pegangan para pencipta dan para seniman. Khasiat utamanya untuk: Kecerdasan akal, Cermat dan teliti, Bijaksana dalam mengambil keputusan.

Selain yang tersebut diatas, kayu Wegig berkhasiat untuk keselamatan dan kewibawaan. Para pengambil keputusan sangat cocok memanfaatkan kayu ini.

Kayu Winong
23. WINONG (gambar 6), Kayu Winong sering digunakan para ahli metafisika yang meyakini bahwa manusia dapat berkomunikasi dengan ruh. Kayu ini disukai para makhluk ghaib dan para leluhur. Dan khasiat lainnya untuk : Menolak santet, guna-guna, dll, Kebijaksanaan, Keselamatan jiwa. Mereka yang nyalinya kecil, memiliki gejala jiwa dan lemah jantung tidak disarankan memanfaatkan kayu ini.

Tentang Kayu “Bertuah”

Kayu memiliki kekuatan pemancar. Misalnya, Anda punya niat selamat dari kejahatan maka kayu itu berperan sebagai pemancar yang frekuensinya tidak terukur dan ini sudah dibuktikan secara ilmiah.Kayu memancarkan energi, nur atau cahaya. Cahaya memiliki frekuensi sangat tinggi dan gelombang-gelombang molekul ion yang jika dipicu dengan doa dari jalur agama maupun “amalan” dari jalur ilmu, frekuensinya menjadi lebih kuat dan tinggi dan menimbulkan aura. Nur atau cahaya rumusnya 328 tahun cahaya atau R sehingga logika manusia tidak dapat menjangkau. Energi yang terdapat pada kayu “bertuah” itu terlalu halus dan relatif dan secara kimiawi terdeteksi. Ketika masih hidup, kayu “bertuah” mengandung zat-zat netrogenium yang sangat tinggi.

“Kayu Bertuah”

Pemancar Energi Metafisika: Hasil penelitian tahun 1987-1989 di Fak. MIPA UGM dengan Chronometer menunjukkan, energi yang terdapat pada “Kayu Bertuah”, besarnya dua kali lipat dibanding energi yang terdapat pada Tosan Aji/Pusaka.Artinya, media kayu lebih praktis dijadikan “pegangan” atau pemancar energi metafisika karena tidak ada pantangan tertentu saat membawanya. TUHAN tidak akan pernah menciptakan sesuatu dengan sia-sia.

Pohon Kina
Setiap ciptaan memiliki manfaat.Dalam “bekerja” Tuhan melalui ciptaan-Nya. Misalnya, Tuhan menawarkan racun melalui ciptaan-Nya bernama kayu Setigi, dan mengobati malaria melalui pohon Kina (gambar 7), dan sebagainya. Sebagian dari nikmat Tuhan adalah diciptakannya tumbuh-tumbuhan yang memiliki khasiat luar biasa. Seorang pemerhati kayu, Drs. Budi Hardono pada tahun 1987 – 1989 mengadakan penelitian terhadap kayu-kayu yang karena memiliki keistimewaan itu kemudian diyakini “bertuah”.Dari sisi energi dilakukan di Fakultas MIPA UGM.

Hasilnya? Dengan Chronometer –alat pengukur energi- buatan Amerika diketahui bahwa energi yang terkandung dalam kayu “bertuah” menunjukkan level energi dua kali lipat dibanding tosan aji. Jika tosan aji atau pusaka menunjukkan level 50, kayu-kayu “bertuah” menunjukkan level 100. Disisi lain Fakultas Kedokteran Hewan UGM juga telah meneliti kayu “bertuah” untuk kepentingan pengobatan.Hasil penelitian tersebut ditemukan banyak kandungan kayu ”bertuah” yang bermanfaat bagi kesehatan.

Sungguh ciptaan Allah SWT Yang Bermanfaat bagi makhlukNYA.Tentunya jika kita bisa memanfaatkannya dengan baik... Trenggalek sebagai Kabupaten yang mempunyai banyak hutan pastinya menyimpan kekayaan kayu-kayu yang bermanfaat bagi kita semua.Tinggal bagaimana kita menjaga dan melestarikannya..

Wallahualam



Niadesain.com

Kamis, 11 Agustus 2011

Jenis-jenis Kayu Bertuah dan Khasiatnya (Part 1)

Tasbih dari Kayu Dewa Dharu
Catatan/Note: To friends bloggers who want to exchange links, I invite to put my link first on your blog, then confirm it to me. Insyaallah, surely I will respond immediately. Friendship and honesty, is a useful base of togetherness.

"Kepada teman blogger yang ingin bertukar link, saya persilahkan untuk memasang link saya lebih dahulu, lalu konfirmasikan ke saya. Insyaallah, pasti saya akan meresponnya dengan segera. Persahabatan dan kejujuran, adalah basis kebersamaan yang bermanfaat". (CahNdeso)

Kali ini sedikit banyak saya akan mengulas tentang kayu bertuah.Yang dimaksud dengan kayu bertuah adalah kayu yang secara kodrati mengandung daya kekuatan alamiah energi 'Prana' (Energi Bion) dalam potensi supranatural yang berpengaruh pada kehidupan dan bukan suatu rekayasa manusia. Energi ini semata-mata bersumber pada Allah Yang Maha Kuasa, yang menurunkan anugerah-NYA melalui hasil ciptaan-NYA supaya manusia sebagai mahluk yang berakal dapat mengakui atas kebesaran dan pertolongan-NYA.

Pengetahuan tentang kayu bertuah ini sudah dikenal sejak zaman dahulu oleh nenek moyang kita.Yang dimanfaatkan sebagai salah satu sarana mencapai suatu cita-cita dalam kehidupan yang nyata. Kebetulan penulis juga menyediakan Kayu-kayu tersebut,  jadi tidak ada salahnya bila beberapa gambar contoh kayu berupa wujud tasbih. Agar mudah dalam penggunaannya dan praktis.

Jenis Kayu “Bertuah”

Ada 33 jenis kayu yang memiliki radiasi positif.  Namun karena ada beberapa jenis kayu yang berkhasiat sama, saya hanya menyantumkan 23  jenis,  yaitu :

1.    DEWA DHARU (gambar 1),Kayu Dewa Dharu adalah pasangan dari Kayu Setigi. Jika keduanya disatukan,  khasiatnya akan lebih maksimal,  khususnya untuk:Keselamatan, Keberanian, Melancarkan rezeki, Penangkal energi negatif, Menetralkan racun, Kayu Dewa Dharu dengan jumlah terbatas dapat diperoleh di kepulauan Karimun Jawa,  Jepara. Apabila kita berkunjung ke Makam Sunan Nyamplungan yang terletak di puncak gunung Karimunjawa sebelah utara, maka di pintu gerbang akan kita jumpai dua pohon yang sangat besar dan oleh masyarakat dikenal sebagai “KAYU DEWA”.

Menurut kepercayaan masyarakat yang saat ini masih diyakini,  bahwa kayu dewadaru ini masih dikeramatkan dan mempunyai khasiat tersendiri, yaitu:
Tasbih dari Galih Ase
Barang siapa menyimpan kayu tersebut di rumah,  maka yang menyimpan akan terhindar dari ancaman pencuri /orang yang akan bertindak jahat.Kayu dewadaru ini apabila diletakkan di air, tidak terapung seperti jenis kayu lain akan tetapi kayu tersebut akan tenggelam serta setiap orang tidak berani membawa kayu dewadaru keluar pulau Karimunjawa, karena takut akan bahaya yang akan menimpa di perjalanan.

2.     GALIH ASAM (gambar 2), Kayu Galih Asem berasal dari hati pohon asam yang sudah berusia ratusan tahun. Khasiat dari kayu ini untuk : Keteguhan hati, Keselamatan, Kesehatan, Alat pijat yang ampuh, Melumpuhkan ilmu kebal, Galih asam yang memiliki power maksimal yang ditemukan dari pohon yang separo pohonnya sudah lepas tetapi pohonnya masih hidup, terdapat lubang bagian tengah dan galih bagian atas dan bawah terputus seperti stalaktit- stalaknit dalam goa.

Tasbih dari kasyu Kalimasada
3.    GALIH KELOR, Segala yang terdapat pada pohon kelor memiliki kekuatan alamiah. Daun kelor mampu menghilangkan pengaruh black magis.  Khasiat galih kelor untuk: Keselamatan, Penangkal santet, guna-guna, dll., Ketajaman instink (Indera ke-6), Kesaktian, Dari literatur barat, kelor ada tiga jenis.  Yaitu, kelor putih, hitam dan yang merambat. Galih kelor terbentuk dari pohon yang sakit (diserang hama) namun karena getahnya tinggi lalu terkontaminasi dengan udara dan air hujan.

4.     JATI LUWIH, Kayu Jati Luwih sering digunakan untuk tongkat.  Tetapi kayu ini memiliki khasiat untuk banyak hal, diantaranya : Melancarkan rezeki, Keselamatan, Kewibawaan, Menolak santet, guna-guna, dll, Kayu Jati Luwih ini sering digunakan para pejabat Militer untuk tongkat komando.

5.     KALIMASADA (gambar 3), Kayu Kalimasada adalah pasangan dari Kayu Setigi dan Dewa Dharu.  Ketiga jenis kayu ini banyak diburu pejabat tinggi.  Jika ketiganya disatukan, memiliki khasiat luar biasa untuk : Melancarkan rezeki, Meningkatkan keluhuran, Kewibawaan, Keselamatan, dll, Kayu Kalimasada banyak dikoleksi para bisnismen.  Biasanya dipadukan dengan Kayu Setigi dan Dewa Dharu dalam bentuk asesoris.

6.     KENGKENG,Kayu ini sering digunakan untuk menenangkan bayi rewel (menangis) dengan cara diletakkan di bawah bantal. Khasiat lain dari kayu ini untuk : Ketentraman rumah tangga, Ketenangan batin, dan, Keselamatan jiwa,Bagi yang ingin lingkungan rumah dan kontor lebih tenang,  gunakan kayu Kengkeng sebagai sarana.

7.     LIWUNG,Kayu Liwung sering digunakan untuk sarana meditasi karena memiliki karakter menentramkan. Khasiat lain dari kayu ini adalah untuk:
Tasbih kayu Nagasari
Keluhuran budi,Kewibawaan,Keselamatan,Kayu Liwung jika digunakan sebagai bahan tasbeh,  kemudian digunakan untuk wirid/ meditasi, menjadikan konsentrasi menjadi lebih maksimal.

8.     LOTROK,Kayu lotrok sering digunakan membantu proses melahirkan agar menjadi lebih mudah. Caranya dengan merendamnya lalu diminum.  Khasiat lain dari Kayu Lotrok untuk : Menghilangkan kesialan hidup (sengkala), Menghilangkan santet,  guna-guna,  dll, Keselamatan jiwa, Dalam tradisi Jawa, orang yang diruwat (dihilangkan kesialannya) disarankan menggunakan kayu ini.

9.     MINGING,Kayu Minging banyak dimiliki kalangan pejabat dan rohaniawan. Khasiatnya untuk : Menajamkan instink (Indera batin), menolak santet, guna-guna, kewibawaan, keselamatan jiwa. Karena memiliki karakteristik menajamkan instink, anda yang bisnis dibidang saham layak memilikinya.

Sarung Keris dari Kayu Nagasari
10.     MULEN, Kayu Mulen sering digunakan untuk penyembuhan. Jika kayu ini dimasukkan pada air putih lalu dibacakan doa-doa penyembuhan,  dapat memperkuat dari khasiat doa itu. Khasiat lain kayu ini untuk : Keselamatan jiwa, Kewibawaan, Kesehatan, Penangkal santet,  guna-guna, dll, Kalangan paranormal dan tabib banyak memanfaatkan kayu Mulen untuk memperkuat energi batinnya,  termasuk mereka yang sedang dalam proses penyembuhan secara medis.


11.     NAGA SARI (gambar 4 dan 5), Kayu Naga Sari berkahasiat untuk penolak bahaya,  termasuk petir dan jenis bahaya lain,  (kecelakaan lalu lintas).  Dibidang pengobatan dapat digunakan untuk mengobati penyakit ringan dan penyakit dalam.  Khasiat lainnya untuk :Kewibawaan, Keharmonisan rumah tangga,Meningkatkan karisma (daya tarik), Menambah khasiat jamu (secuil kayu Naga Sari dicampur pada jamu, menambah khasiatnya).

Dalam catatan sejarah tosan aji,  kayu Naga Sari digunakan sebagai tangkai tombak Kiai Pleret (gambar 6) milik Panembahan Senopati (gambar 7 ).  Namun kayu Naga Sari
Tombak Kiai Pleret
Kanjeng Panembahan Senopati
dan Kanjeng Ratu Kidu
energinya menjadi kotor jika dipegang orang yang pernah melakukan pembunuhan tanpa hak,  dengan memegang kayu pelaku pembunuhan dapat kejang.  Orang yang selalu dzalim pada sesama dan kepada Tuhan disarankan tidak menggunakan kayu ini.

Kayu Naga Sari bersifat “mempercepat proses”.  Orang yang banyak menjalankan kebajikan akan mendapatkan pahala/manfaat dari apa yang dilakukan, orang jahat pun cepat terkena sial atau musibah.
12.     PONG RAMPUNG.Secara umum, Kayu Pong Rampung memiliki khasiat yang sama dengan jenis kayu yang lain. Khasiat yang lain untuk : Melancarkan rezeki,Meningkatkan kesehatan Sesuai namanya, ‘rampung’  (Bahasa Jawa, artinya :  Selesai) kayu ini juga sering dibawa mereka yang sedang menghadapi masalah yang rumit sehingga mudah terselesaikan dengan baik.
13.     SANGGA LANGIT, Kayu Sangga Langit sering digunakan untuk pelengkap tosan aji. Selain itu juga berkhasiat untuk :  Keselamatan jiwa, Kewibawaan, Keluhuran dan kemuliaan. Kayu Sangga Langit dapat dipadukan dengan kayu Sangga Waja sehingga energi junjung (angkat) lebih maksimal terutama yang berkaitan dengan derajat, pangkat dan rezeki.
Alangkah bijaksana bila kita sebagai manusia merawat dan melestarikan apa yang ada di muka bumi ini. Yang tentunya bermanfaat bagi diri kita sendiri dan anak cucu kita pun suatu saat nanti pasti bisa menikmati manfaatnya.

Jangan lewatkan lanjutannya pada postingan yang akan datang.  Kayu Bertuah  (Part 2) Tentang kayu-kayu yang mungkin ada di sekitar anda!

Sabtu, 06 Agustus 2011

Mistery Dunia Santet, Energi Supranatural Yang Menentang Logika (2)

Kepala manusia
yang dituduh dukun santet
Kemarin telah saya beberkan tentang Jenis Ilmu Santet. Sekarang saya ingin sedikit berbagi tentang teori dan bagaimana cara menolak/menangkal Santet! Seperti yang sering kita dengar-dengar bahkan menjadi kisah nyata bagi sebagian masyarakat yang mempercayainya.

Terlepas dari fenomena santet yang memang santer, beberapa waktu yang lalu di Jawa Timur kembali merebak kasus penuduhan dukun santet, yang mengingatkan kita pada peristiwa penganiayaan/ pembunuhan tersangka dukun santet di Banyuwangi (gambar 1 dan 2).

Yang pernah ramai di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur tercinta ini, Santet SMS atau SMS Merah! dan juga SMS Teror/Ancaman Pocong (gambar 3 dan 4). Isi SMS yang bisa mempengaruhi psikis/kejiwaan si penerima SMS. Hingga hilang ingatan, stress dsb. Astaghfirullah....
Mayat tanpa kepala
seseorang yang dituduh dukun santet
Santet memang masih kontroversial. Banyak masyarakat yang mempercayainya, tapi tidak sedikit pula yang menganggapnya hal klenik yang tak masuk akal. Kita sampai pada pertanyaan menarik : apakah santet masuk akal? Apakah santet bisa dibuktikan? Bagi saya, santet  masuk akal (rasional).

Menurut hipotesis Penulis yang juga Guru Besar Padepokan Supranatural Tenaga Dalam Langit Pitu, mekanisme santet memenuhi teori dualisme cahaya/gelombang elektromagnetik. Cahaya atau gelombang elektromagnetik memiliki sifat dualisme, sifat ganda, yakni sebagai partikel dan gelombang. Cahaya misalnya diemisikan dan diabsorpsi dalam bentuk kuanta atau foton. Foton adalah partikel jenis khusus yang tak bermassa dan selalu bergerak dengan kecepatan cahaya. Namun ketika partikel cahaya ini berpindah dan melalui ruang, cahaya tampak sebagai medan listrik dan medan magnetik bergetar yang menunjukkan perilaku gelombang.

Sedangkan mekanisme transmisi santet bisa dianalogikan dengan mekanisme transmisi pada telekomunikasi: ada pengirim, pesan yang dikirim, media pengiriman dan penerima pesan. Pesan dari gelombang santet adalah
destruktif.
Tapi untuk memahami mekanisme santet, kita masih membutuhkan satu teori lagi, yaitu teori tentang ruh (jiwa).Sayangnya teori tentang ruh yang dipahami oleh manusia masih sangat terbatas dan akan tetap menjadi suatu hal yang misterius sampai hari kiamat.Tapi setidaknya kita akan mengambil teori dasar ruh yang dipahami umum oleh manusia, bahwa manusia itu terdiri dari jasad (badan) dan ruh, sebagai satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Nah, santet itu pada hakikatnya adalah menyerang  ruang antara jasad dan ruh melalui suatu gelombang energi. Ruang antara jasad dan ruh yang terserang kiriman energi ini akan memberi efek pada jasad manusia. Sayangnya ilmu kedokteran konvensional kesulitan membuktikan adanya serangan santet, karena sudah berada di luar ranahnya.

Bagaimana menangkal atau mengobati santet?

Dengan memahami bahwa santet menyerang ranah antara jasad dan ruh, maka kita akan sangat mudah untuk memahami bagaimana cara penangkalan dan penyembuhannya. Ada dua macam cara penangkalan santet :
  1. cara Mekanika Gelombang
  2. cara Spiritual. Sedangkan cara spiritual itu sendiri masih bisa dibagi menjadi 2 macam lagi, yaitu Spiritual Humanis dan Spiritual Religius. Apa bedanya?
  3. Cara Spiritual Religius
  1. Cara Mekanika Gelombang

    Cara ini menangkal santet dengan menggunakan teori mekanika gelombang. Bahwa gelombang energi santet harus ditangkal dengan membuat gelombang energi yang bersifat destruktif atau menahan  gelombang santet yang datang tersebut. Penulis pernah mendengar sudah ada insinyur yang membuat alat penangkal santet. Penulis menduga bahwa penemu itu menggunakan teori mekanika gelombang ini. Yang menjadi layak untuk diacungi jempol adalah bagaimana insinyur tersebut meneliti karakteristik gelombang energi santet! Sebab di situlah terletak kunci untuk memahami penangkalannya.

  2. Cara Spiritual Humanis

    Menangkal santet dengan cara ini menggunakan teori kejiwaan. Bahwa jiwa yang kuat mampu menahan gangguan eksternal. Meski kekuatan jiwa tidak bisa diukur namun ia mampu dilihat dari ketenangan jiwa, semakin tenang kejiwaan seseorang, semakin kuat kejiwaannya. Orang yang jiwanya
    kuat tidak bisa dipengaruhi oleh gangguan eksternal.

    Lantas bagaimana menguatkan kejiwaan seseorang? Kekuatan jiwa seseorang tidak bisa diperoleh begitu saja, ia diperoleh melalui proses yang panjang, yang dilatih dari sikap penghargaan terhadap hidup serta terhadap kehidupan sekelilingnya. Kekuatan spiritual ini relatif dekat bahkan sangat dekat dengan kekuatan spiritual religius. Semakin kuat religiusitas seseorang maka semakin kuat kejiwaannya. Dengan sering mengikuti kegiatan keagamaan maka kita akan merasa mempunyai Power lebih yang tentunya disesuaikan dengan kemampuan kita masing-masing. Seperti Tasyakuran dan Istighosah (gambar 5 dan 6), Insya Allah dapat mempertebal iman kita. Amien.

  3. Cara Spiritual Religius

    Cara ini sesuai dengan namanya memang bersadarkan prinsip religius. Bahwa jiwa/ruh itu dikuasai oleh Tuhan. Bahwa Tuhan Maha Mengetahui dan Menguasai segala apa yang ada di semesta. Analogi sederhananya seperti ini. Jika Anda sedang berjalan dan diganggu oleh seekor anjing, apa yang akan Anda lakukan? Jika anda melawan anjing dengan mengambil batu atau pemukul, berarti anda memakai cara mekanika gelombang. Jika Anda malah berjongkok dihadapan anjing tersebut dan bersikap seolah-olah menggonggong anjing untuk menakut-nakutinya, berarti Anda memilih cara Spiritual Humanis. Tapi jika Anda memanggil pemilik anjing tersebut, agar ia menjinakan anjingnya, berarti Anda memilih cara spiritual religius. Dan memang cara ketiga inilah cara yang paling mudah dan sederhana, tapi yang paling ampuh!
Semua Teori, konsep dsb... yang saya uraikan di edisi kemarin maupun edisi ini, semua kembali pada diri kita masing-masing. Di bulan Puasa Yang Penuh Berkah ini hendaklah kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Diantaranya dengan bersedekah berarti kita telah membersihkan harta yang mungkin menjadi sebab musabab santet dsb.(gambar 7).
Pesan saya,janganlah memutuskan suatu masalah dengan gegabah. Kalau memang kita mengalami Santet, tenung, jengges dsb apapun namanya. Alangkah bijaknya bila kita memeriksakan diri secara ilmiah dahulu (ke dokter, Rumah Sakit), baru setelah tidak ada tindakan atau tidak ada jalan keluar kita memilih cara alternatif.

Semua benar!kita harus menghargai jasa-jasa dokter dan juga dukun tentunya. Jaman dahulu kalau tidak ada mereka (dukun bayi, pijat, suwuk dsb.), bagaimana? Hingga sekarang juga masih banyak. Walaupun masing-masing dari kita mempunyai pendapat berbeda. Allah SWT Sebagai Penentu! Benar dan Tidaknya..... Barokallah...! Wallahualam..


Baca juga artikel mistery berikut ini:

Niadesain.com

Rabu, 15 Juni 2011

Misteri Manusia: Satu Keluarga Berjalan Merangkak

Begitu mudah mengenali lima bersaudara asal Turki ini. Mereka selalu berjalan merangkak. Tidak dengan lutut, melainkan dua telapak kaki dan dua telapak tangan. Layaknya manusia purba. 
Mereka menjadi perhatian dunia setelah jaringan televisi BBC menayangkan film dokumenter bertajuk 'The Family That Walks On All Fours', lima tahun silam. Film ini juga memperlihatkan cara mereka bertahan di dalam kelompok masyarakat modern.
http://1.bp.blogspot.com/-7HJy_6zAKl0/TfPPRqcVrII/AAAAAAAAbgs/JPGpp8OGv_s/s1600/banner_family_walks.jpg
Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan duduk di lantai luar rumah mereka, yang terletak di sebuah desa terpencil. Namun, satu saudara mereka telah melakukan perjalanan keluar desa dan terlibat interaksi dengan manusia modern.
Saat film dokumenter itu tayang, lima saudara kandung itu berusia 18 sampai 34 tahun. Mereka yang merupakan keturunan Kurdi, suku pedalaman di Turki, terlihat begitu leluasa bergerak dengan dua telapak tangan dan telapak kakinya. Sementara wajahnya mendongak menghadap ke depan.
Mereka tak dapat berdiri tegak dengan dua kaki. Saat dipaksa, mereka akan berdiri dengan posisi lutut menekuk dan kepala mendongak. Dua wanita dan satu laki-laki dari lima bersaudara itu sama sekali tak bisa berjalan dengan dua kaki. Sementara dua lainnya masih bisa berjalan dengan dua kaki meski terhuyung. 
Meski terlihat aneh, keberadaan keluarga ini memberi kontribusi terhadap penelitian mengenai evolusi manusia dari berjalan merangkak hingga berjalan dengan tegak. Para ilmuan percaya bahwa kondisi mereka dapat memberikan penjelasan berbeda dan lebih detail dari teori-teori sebelumnya, terkait evolusi manusia. 
Hasil penelitian menunjukkan, adanya kelainan genetik yang membuat mereka berjalan merangkak. Hal ini dapat memberikan informasi berharga mengenai bagaimana manusia berevolusi dan manusia purba dengan empat kaki berkembang menjadi manusia dengan dua kaki. 
"Hal ini sungguh menakjubkan sebagai contoh kelainan yang menunjukkan perkembangan manusia. Tapi, tujuan mereka hidup adalah bagaimana dapat bertahan hidup di dunia modern," ujar Profesor Nicholas Humphrey, psikolog evolusi di London School of Economics, seperti dikutip dari Daily Mail. 
Profesor yang telah mengunjungi keluarga ini dua kali mengatakan bahwa lima bersaudara itu memiliki keterbelakangan mental. Orangtua mereka diyakini memberikan kombinasi gen unik yang mengakibatkan keterbatasan itu.
Beberapa peneliti berpendapat, kesalahan genetik telah memicu perkembangan mereka bak manusia purba atau 'keterbelakangan evolusi'. Sedangkan peneliti lainnya percaya hal tersebut akibat kerusakan otak yang memungkinkan proses berjalan tidak bekerja.
Mereka lebih memilih berjalan dengan telapak tangan mereka dibandingkan berjalan dengan menggunakan ruas-ruas tubuh mereka seperti gorila atau simpanse. Para peneliti percaya, ini mungkin cara manusia purba berjalan melindungi jari-jari mereka dengan gerakan yang lebih halus. 
Profesor Nicholas Humphrey mengatakan bahwa yang dilakukan keluarga ini adalah kembali ke perilaku naluriah yang dikodekan jauh di dalam otak, dan tidak dihiraukan selama evolusi.
"Saya tidak berpikir mereka ditakdirkan untuk menjadi hewan berkaki empat, tetapi mereka memiliki gen yang unik yang menjadikan mereka seperti ini," ujarnya. (sumber_copas)
Niadesain.com

Senin, 13 Desember 2010

Incredible Artwork by Paper

Sewaktu saya masih di bangku sekolah dasar dahulu, si-Mbok sering mengajari saya bagaimana membuat sebuah patung binatang dari bahan tanah liat bewarna kuning. Ada juga beberapa kali si-Mbok mengajari membuat boneka dari bahan kertas bekas sampul buku atau koran yang direndam air lalu diberi campuran sedikit kanji hingga merata dan melunak. Ketika masih lunak atau lembek itulah, si-Mbok membentuknya menjadi boneka atau menyerupai binatang seperti sapi, kambing atau kuda.

Si-Mbok memang nampak memiliki bakat seni yang lumayan tinggi, buktinya beliau mampu membentuk tanah liat atau kertas bercampur kanji menjadi sebentuk hewan. Kalau saya, paling cuma mampu membentuk tanah liat menjadi asbak rokok, mudah dan tidak memerlukan ketelatenan. 

Lain lagi dengan dua seniman yang imaginatif dan kreatif Allen dan Patty Eckman, mereka membuat berbagai patung dari bahan kertas, lem, dan air. Hasilnya sungguh sangat menakjubkan, dan memang layak menjadi masterpieces of art. Patung-patung berikut temanya termotivasi gaya penduduk asli Amerika.  Selamat menikmati karya seni mereka yang luar biasa.

























Niadesain.com

Please Read This For Peace
(Mohon Baca Ini, Demi Persahabatan)




Disclaimer

I don't and never claim ownership or rights over images published on my blog unless specified.
All images are copyright of their respected creators. If any images that appear on my blog are in violation of copyright law, please contact me on my Chat Box/Guest Book or via my e-mail (maksumhamid [at] trenggalekjelita [dot] web [dot] id) and I will remove the offending pics as soon as possible.

Thank You So Much All Guests and Blogger Friends

I greatly appreciate your kindness to visit my blog and,
in return, I promise I will pay my own visit to your blogs or your sites as soon as possible.; Insyaallah, through this sort of social amiability and solidarity, we could find out a great
deal of thing which will be useful for advancing our human values.
For the sake of friendship and togetherness, please leave a sign of your presence on myChat Box/Guest Book or on comment, so that I can know it precisely and instantly.


Yours sincerely and best regard.
[Lina CahNdeso]

Categories

Senandung Kawula Alit (280) PNS dan Birokrasi (255) Artikel (223) Info (212) Pendidikan (163) Lowongan Kerja (161) Sains-Teknologi Informasi (151) Sejarah Trenggalek (145) Pembangunan (90) Politik (86) Bagi Pahlawan Kemerdekaan (83) Islam (70) Pra-Anggapan (70) Agamaku (69) Kriminal (69) UU-Peraturan (63) Anti Korupsi (60) Catatan Budaya (58) Antik dan Klasik (57) Olahraga (56) Numpang Niwul (54) Cinta dan Kasih Sayang (42) BisnisOnline (37) Tanggung Jawab dan Profesionalisme (37) Software (36) Biografi Tokoh Seni/Sastra Indonesia (35) Sains-Teknologi (32) Biografi Tokoh Peraih Nobel (31) PTC (31) Legeslatif (30) Mesum (27) Palestina (27) Kesehatan (25) Info Beasiswa (24) Thiwul-Manco-Rengginang (22) Zionist (22) Artikel-Copas (21) Flora/Fauna (21) Trik dan Tips Blogging (21) Bencana Alam (20) Langka (20) Selebritis/Tokoh (19) Pariwisata (18) Piala Dunia 2010 (18) Kasus Korupsi (16) Sejarah Dunia (16) English Version (13) Antik dan Klasik. Dongeng (11) Fakta Unik (11) Berita CPNS (9) Fauna (8) Idul Fitri (8) Bencana (6) Bonsai (6) Film (6) Office (6) Poetry (6) Eksekutif (5) My Award (5) Antivirus (4) Biografi Tokoh Lokal (4) Kabinet (4) Puisiku (4) Guest Book (3) Lomba (3) Musibah (3) Polisi (3) Affiliasi Bisnis (2) Bank (2) Biografi Tokoh Seni/Sastra Indonesia (English) (2) Ekonomi/Keuangan (2) Iklan/Pariwara (2) KIB Jilid 2 (2) Mbah Surip (2) Merapi (2) Musik (2) Pelantikan Presiden (2) Taxi (2) lebaran (2) Adipura (1) Alexa (1) Banner Sahabat (1) Biografi Tokoh Seni/Sastra Lokal (1) Catur (1) Cerpen (1) Daftar Posts (1) Dewa Ruci (1) Forex-JSS-JBP (1) GTT (1) Game (1) Google Sandbox (1) Hari Jadi (1) Irshad Manji (1) Jamu Tradisional (1) Jelajah Sepeda-Kompas (1) Jimat Trenggalek (1) Judi/Togel (1) Kuliner (1) Malaysia (1) Maria Verchenova: Russian golferMaria Verchenova: Russian golfer (1) Moammar Khadafi (1) Parcel (1) Perempuan (1) Pers (1) Pramuka (1) Psikologi (1) Resensi Buku (1) Sepak Bola (1) Sumpah Pemuda (1) TNI (1) Tradisional (1)
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes

Back To Top